Selasa, 24 November 2015

selamat malam kepada pengunjung sekalian. selamat datang di blog saya. yang mungkin isinya tidak semenarik blog lain. dalam kesempatan malam ini saya akan memberikan sebuah puisi tentang 'saya dan dia' Ketika langit tak lagi berawan gelap gulita tergulung awan hanya mendung yang berkuasa pancaran kenangan merajalela debur ombak melahapmu tinggalkan seribu bahkan berjuta duka penantian bagai rumpun bambu terbawa derasnya arus lautan lenyapkan segala jenis keindahan tak peduli seberapa jauh kupandang tak peduli bagaimana aku bertahan tak peduli pula kematian yang lenyapkan segala keindahan kehangatan dalam setiap dendangan singkirkan segala jenis halangan berapa banyak air mata yang kukeluarkan tak mampulagi kembalikan segara keberanian keberanian untuk mencintai bahkan dicintai karena pada akhinya cinta yang menghianati dan memberi segala lara hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar