Selasa, 24 November 2015
sekarang giliran puisi sedih antara aku dan dia
sesi II
"laut dan bulan"
ketika kau bawa terbangku
kebahagiaan yang indah mengiringi setiap kepah
tak ingat lagi daratan dan segala yang ditinggalkan
tembus awan dan bulan jadi tujuan
namun fatamorgana berperan dalam setiap perjalanan
semua hanya bayangan dari setiap keinginan
tak mampu lagi kutermbang mengejarmu
karena dengan segenap hati kau patahkan satu kekuatan dalam segala kehidupan
tak mampu lagi aku bertahan
menjangkau sang raja bulan
sang raja dari setiap keindahan
sudah melekat dalam bayangan awan
mengikutiku yanng jatuh sedalam palung lautan
takan peduli pada perasaan yang tak tergambarkan
atau pada pengorbanan yang kulakukan
tak sekalipun kau tapakan kaki dan ulurkan tangan
bahkan sekedar memalingkan wajah untuk kau saksikan
cinta yang dipertahankan sampai ujung kehidupan
sejauh itukah aku darimu?
serendah itukan tempatku berada?
mungkin 'iya' karena aku sang penghuni lautan
jangankan bulan, daratanpun tak mampu ku rekam dalam ingatan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar